Khittan Massal Mudisa ke-8, 30 Anak Ikuti Prosesi Ceria
Mudisaofficial.com – Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti pelaksanaan Khittan Massal Mudisa ke-8 yang di gelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, di SD Muhammadiyah 01 (Mudisa) Jember. Sebanyak 30 anak mengikuti prosesi khitan dengan wajah gembira, didampingi orang tua, guru, serta tim medis yang berpengalaman.
Kegiatan ini di selenggarakan oleh Tim Kepala Bidang Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) sebagai bagian dari program pembinaan keislaman sekaligus wujud kepedulian sosial sekolah kepada peserta didik dan masyarakat.
Kepala SD Muhammadiyah 01 Jember, Drs. Abd. Wasid, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa khitan merupakan bagian dari ajaran Islam tentang kebersihan dan kesucian. Ia mengajak anak-anak untuk menjalani khitan dengan niat ibadah, tanpa rasa takut, dan penuh kebahagiaan.
“Islam adalah agama yang bersih. Khitan ini diniatkan karena Allah, sebagai perintah-Nya dan Rasul-Nya. Maka anak-anak harus bangga, bahagia, dan tidak perlu takut,” ujarnya memberi motivasi.
Dengan gaya penyampaian yang hangat dan komunikatif. Ia juga menanamkan rasa percaya diri kepada anak-anak bahwa proses khitan saat ini sudah jauh lebih nyaman berkat perkembangan teknologi medis. Menurutnya, anak yang berniat tulus untuk menjadi pribadi yang lebih suci akan menjalani proses ini dengan tenang dan penuh keyakinan.
Khittan Modern
Prosesi khitan di pandu langsung oleh dr. Imam Sanusi bersama tim medis dari RS Dokter Soebandi Jember, yang seluruhnya berasal dari bagian bedah. Dalam arahannya, dr. Imam Sanusi menjelaskan tahapan khitan secara sederhana agar mudah di pahami oleh anak-anak dan orang tua.
Ia menyampaikan bahwa sebelum tindakan di lakukan, anak-anak akan mendapatkan anestesi untuk menghilangkan rasa nyeri. Metode yang di gunakan pun sudah modern, yakni teknologi cutter, sehingga pendarahan dapat diminimalkan dan proses penyembuhan lebih cepat.
“Setelah khitan, anak-anak cukup beristirahat dan menjaga luka agar tetap kering. Tidak ada pantangan makanan, silakan makan apa saja yang disukai selama halal dan baik,” jelasnya.
Selain itu, dr. Imam Sanusi juga menyampaikan jadwal kontrol pascakhitan serta membuka komunikasi bagi wali jika terdapat kondisi yang perlu penanganan lebih lanjut. Ia berharap seluruh peserta khitan tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, saleh, rajin belajar, serta semakin semangat dalam beribadah.
Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan informasi terkait SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru). SD Muhammadiyah 01 Jember yang masih di buka. Masyarakat di ajak untuk turut menyebarkan informasi ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama mencetak generasi Islam yang unggul, tangguh, dan berakhlak mulia.
Kegiatan Khittan Massal Mudisa ke-8 pun berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kegembiraan. Hal ini menjadi momen berharga bagi anak-anak dalam menapaki salah satu fase penting dalam perjalanan keislaman mereka.

