Pra Munaqosyah SD Mudisa, 78 Siswa Diuji Tim Ummi Jember
Mudisaofficial.com – SD Muhammadiyah 01 (Mudisa) Jember terus menguatkan pembinaan Al-Qur’an bagi peserta didiknya. Salah satunya melalui pelaksanaan Pra Munaqosyah Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) yang Mudisa gelar di Masjid Muhammad Darwisnya, seusai pelaksanaan salat Dhuha. Pada Selasa (10/2/2026)
78 siswa terpilih mengikuti kegiatan pra munaqosyah ini berasal dari program tartil dan tahfidz. Pra munaqosyah menjadi tahapan penting sebelum siswa mengikuti munaqosyah resmi sebagai bentuk evaluasi kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Dalam pelaksanaannya, SD Mudisa menghadirkan Tim Ummi Foundation Jember sebagai penguji eksternal, yakni Ustadz Ibnu Abbas Saleh, Ustadz Nanang, dan Ustadzah Jamilah.
Selain itu, proses pengujian juga melibatkan Tim BTA SD Mudisa, terdiri dari Ustadz Ubaidillah, Ustadz Furqon, Ustadz Lutfi, Ustadz Roby, dan Ustadzah Riska.
Koordinator Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) SD Mudisa, Ustadz Akhmad Farhan Hamid, menjelaskan bahwa siswa yang mengikuti pra munaqosyah ini telah melalui proses seleksi dan pembinaan secara intensif.
“Alhamdulillah, hari ini anak-anak mengikuti kegiatan pra munaqosyah. Total ada 78 siswa yang terpilih, terdiri dari siswa program tartil dan tahfidz,” jelasnya.
Ia merinci, dari jumlah tersebut terdapat 31 siswa program tartil dan 47 siswa program tahfidz. Adapun materi yang diujikan mencakup tartil Al-Qur’an, yang meliputi aspek fashohah, tajwid, dan ghorib, serta uji tahfidz dengan hafalan Juz 30 dan Juz 1.
Proses Yang Panjang
Menurut Ustadz Farhan, para siswa tidak serta-merta mengikuti pra munaqosyah, melainkan telah menjalani proses pembinaan yang cukup panjang.
“Anak-anak ini kami siapkan kurang lebih enam bulan. Prosesnya penuh perjuangan dan dinamika, tetapi alhamdulillah hari ini mereka bisa sampai pada tahap pra munaqosyah,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa capaian hafalan siswa menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Saat ini sudah ada siswa yang menuntaskan hafalan Juz 30 dan Juz 1. Sementara itu, untuk Juz 29, sebenarnya banyak siswa yang telah tuntas, namun belum semuanya berkenan mengikuti munaqosyah.
Ketika ditanya mengenai kesiapan kelulusan seluruh peserta, Ustadz Farhan menyampaikan optimisme.
“Insya Allah semuanya lulus. Bismillah, kita mohonkan yang terbaik untuk anak-anak,” ujarnya penuh harap.
Melalui kegiatan pra munaqosyah ini, SD Mudisa berharap dapat memastikan kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an peserta didik. Sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam membangun generasi Qur’ani yang berakhlak dan berprestasi.

