Kabar Mudisa

Muhasabah Ujian Kelas 6 Mudisa

Pak

MudisaOfficial.com – Kegiatan muhasabah ujian kelas 6 Mudisa di gelar SD Muhammadiyah 1 Jember sebagai penguatan mental dan spiritual siswa menjelang assessment semester akhir jenjang. Kegiatan muhasabah ini berlangsung pada Jumat (10/4/2026) di Auditorium Mudisa.

Kepala SD Mudisa periode 2026–2030, M. Khotib Firdaus, S.Pd., memimpin langsung muhasabah ujian kelas 6 Mudisa tersebut. Ia mengajak siswa menata niat, memperkuat keyakinan, serta mempersiapkan diri menghadapi ujian dengan sungguh-sungguh.

Sejak awal, Firdaus menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukanlah hal ringan. Karena itu, ia justru meminta doa dari para siswa. “Jabatan ini berat. Karena itu, bapak mohon doa dari kalian semua,” ujarnya.

Muhasabah Ujian Kelas 6 Mudisa Tekankan Perjuangan

Dalam acara ini, Pak Firdaus mengajak siswa memahami makna ujian secara lebih luas. Ia menegaskan bahwa ujian bukan untuk di takuti, tetapi harus di hadapi dengan keyakinan dan kesabaran.

“Ujian pasti datang kepada orang-orang hebat. Maka kalian harus siap. Ujian tidak untuk di hindari, tetapi di jalani dengan penuh keyakinan,” tegasnya.

Selanjutnya, ia membagikan pengalaman pribadinya saat masih sekolah. Ia pernah menghadapi berbagai ujian hidup, namun mampu melewatinya dengan usaha dan doa hingga meraih cita-cita sebagai guru.

Karena itu, ia terus mendorong siswa agar tidak mudah menyerah. “Berjuanglah demi masa depan kalian. Berjuanglah untuk meraih cita-cita kalian,” pesannya.

Muhasabah Ujian Kelas 6 Mudisa Bangun Mental Baja

Selain itu, Firdaus menekankan pentingnya karakter dan kejujuran. Ia mengingatkan siswa agar tidak tergoda untuk menyontek saat ujian.

Menurutnya, nilai tinggi tanpa kejujuran hanya akan merusak mental. Sebaliknya, usaha yang jujur akan membentuk karakter kuat.

“Lebih baik berjuang mati-matian walaupun nilainya tidak sempurna, daripada mendapatkan nilai bagus dengan cara yang tidak benar,” ujarnya tegas.

Ia juga meminta siswa untuk tidak bergantung pada teman. “Bangun mental baja. Katakan pada diri kalian, ‘Aku bisa’,” tambahnya.

Muhasabah Ujian Kelas 6 Mudisa Ajak Fokus Belajar

Di sisi lain, muhasabah ini menyoroti gangguan yang sering menghambat belajar, seperti handphone, media sosial, dan pergaulan yang kurang baik.

Karena itu, siswa diajak untuk lebih fokus pada tugas utama mereka. Pak Firdaus pun memimpin doa agar siswa di beri kemudahan dalam menghadapi ujian.

“Ya Allah, permudahkan urusan mereka, jadikan mereka anak-anak yang fokus, dan sukses meraih cita-cita,” doanya.

Muhasabah Ujian Kelas 6 Mudisa Perkuat Doa dan Persiapan

Kegiatan muhasabah ini ditutup dengan doa bersama penuh harap. Para siswa memohon kelancaran, kemudahan, dan hasil terbaik dalam ujian yang akan datang.

Selain itu, sekolah juga mengingatkan pentingnya persiapan teknis. Siswa diminta menjaga kerapian, melengkapi atribut, serta mempersiapkan perlengkapan ujian secara mandiri.

Tak kalah penting, siswa juga dianjurkan meminta doa restu kepada orang tua dan guru sebagai bentuk ikhtiar batin.

Dengan kegiatan ini, siswa diharapkan semakin siap menghadapi ujian, tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara mental dan spiritual. Kini mereka melangkah dengan bekal usaha, doa, dan keyakinan untuk meraih hasil terbaik.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *