Harapan Orang Tua Iringi Khotmul Qur’an
MudisaOfficial.com – Suasana haru menyelimuti Aula Diknas Kabupaten Jember saat pelaksanaan Khotmul Qur’an dan Imtihan Tartil Tahfidz Metode Ummi ke-V SD Muhammadiyah 01 (Mudisa), Sabtu (18/4/2026). Tidak hanya dari siswa, tetapi juga dari para orang tua yang menyaksikan langsung buah perjuangan anak-anak mereka.
Salah satu momen yang menyentuh hadir melalui kesan dan pesan wali murid. Yang di sampaikan oleh Ahmad Syafiul Hasib, ayahanda dari ananda Almaira. Dengan suara yang sempat bergetar, ia mengungkapkan rasa bangga, haru, sekaligus bahagia atas capaian para siswa.
Sejak awal, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari pimpinan Muhammadiyah, Aisyiyah, kepala sekolah, hingga para guru dan ustadz-ustadzah yang telah membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran.
Selanjutnya, ia menegaskan bahwa keberhasilan anak-anak bukanlah hasil instan. Sebaliknya, capaian itu lahir dari proses panjang, mulai dari seleksi yang ketat hingga latihan yang konsisten. Ia pun mengakui bahwa peran lingkungan sekolah, rumah, dan terutama bimbingan para ustaz-ustazah menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.
“Kami sangat bangga, sangat terharu, dan tentunya sangat bahagia melihat anak-anak kami bisa sampai di titik ini,” ungkapnya.
Harapan Orang Tua dalam Khotmul Qur’an
Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa capaian ini bukanlah akhir. Ia menegaskan kembali pesan yang sebelumnya di sampaikan oleh kepala sekolah bahwa khotmul qur’an adalah awal dari perjalanan yang lebih panjang.
Oleh karena itu, ia mengajak anak-anak untuk terus melanjutkan perjuangan dalam belajar dan mengamalkan Al-Qur’an. Di sisi lain, ia juga menegaskan komitmen para orang tua untuk terus memberikan dukungan penuh.
“Kami sebagai orang tua akan terus men-support agar anak-anak istiqomah dalam belajar Al-Qur’an,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada para ustadz dan ustadzah. Menurutnya, dedikasi mereka tidak bisa di balas dengan materi, melainkan hanya dengan doa agar segala kebaikan menjadi amal jariyah yang bernilai di sisi Allah SWT.
Tak hanya itu, ia juga mendoakan agar SD Muhammadiyah 01 Jember terus berkembang dan mampu mencetak generasi yang berakhlakul karimah serta berprestasi.
Menariknya, di penghujung sambutan, ia menutup dengan pantun sederhana yang disambut senyum hangat hadirin.
“Burung camar terbang tinggi, hinggap sebentar di atas pohon jati. Anak-anakku terus menuntut ilmu setiap hari, dan mewujudkan SD Muhammadiyah satu Jember unggul dan berprestasi,” ucapnya.
Dengan demikian, kesan dan pesan wali murid ini menjadi penegas bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya milik sekolah, tetapi juga hasil kolaborasi erat antara guru dan orang tua.

