Kabar Mudisa

Pemilu Perdana IPM Kids Mudisa Jember

Mudisaofficial.com – SD Muhammadiyah 1 Jember (Mudisa) menggelar pemilu perdana IPM Kids Mudisa Jember, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memilih Ketua Umum Pimpinan Ranting IPM Kids Mudisa Jember dari sembilan kandidat yang sebelumnya lolos seleksi.

Panitia melibatkan seluruh warga sekolah dalam proses demokrasi ini. Siswa kelas 3 hingga kelas 6 ikut menyalurkan hak suara mereka. Selain itu, dewan guru juga diberi kesempatan untuk memberikan vote.

Sebelum pemungutan suara, panitia menetapkan sembilan kandidat calon Ketua Umum IPM Kids Mudisa Jember. Mereka adalah siswa yang telah melewati proses seleksi sebelumnya.

Adapun sembilan kandidat tersebut yaitu:

  1. Mikaila Syazana Fahri

  2. Syifa Zakiya

  3. Almaira Nur Zahrani

  4. Hanum Gayatri

  5. Kalyandra Khalfani Hardita

  6. Kinanchi Hanayuri Hagazka

  7. Meysha Putri

  8. Azza Ainun Mahya Farhana

  9. Alya Kirana Hadi Safitri

Panitia menyusun jadwal pemungutan suara secara bergiliran agar kegiatan berjalan tertib dan efisien. Pemilihan berlangsung di laboratorium komputer sekolah.

Jadwal pemungutan suara sebagai berikut:

  • Kelas 6: 08.00 – 08.20

  • Kelas 5: 08.25 – 08.40

  • Kelas 4: 08.45 – 09.05

  • Kelas 3: 09.10 – 09.25

Sementara itu, dewan guru dapat memberikan suara di ruang rapat pimpinan (Rapim) saat jam istirahat pukul 09.40–09.50.

Panitia memperkirakan proses pemungutan suara setiap kelas berlangsung cepat karena memanfaatkan komputer yang tersedia di laboratorium. Satu kelas dapat menyelesaikan proses pemilihan maksimal dalam waktu lima menit.

Setelah memberikan suara, siswa melakukan absensi sebagai tanda telah mengikuti pemilu. Panitia kemudian meminta siswa mencelupkan jari ke tinta yang telah disiapkan sebagai penanda bahwa mereka telah menggunakan hak pilihnya. Setelah itu, siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan belajar.

Melalui kegiatan ini, Mudisa Jember mengenalkan praktik demokrasi sejak dini kepada para siswa. Mereka belajar tentang tanggung jawab memilih pemimpin serta memahami pentingnya proses pemilihan yang jujur dan terbuka di lingkungan sekolah.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *