Kabar Mudisa

Syekh Palestina Kunjungi SD Mudisa Jember

Mudisaofficial.com – Kunjungan Syekh Palestina menjadi momen berharga bagi siswa SD Muhammadiyah 1 Jember (Mudisa). Ulama asal Palestina, Syekh Muhammad Marwan Ismail Hamd, hadir di Masjid Muhammad Darwis SD Mudisa Jember pada Senin (2/3/2026) untuk berbagi kisah tentang Palestina sekaligus memotivasi siswa mencintai Al-Qur’an.

Sejak awal kegiatan, Syekh Muhammad Marwan langsung mengajak para siswa berinteraksi dengan cara yang menarik. Ia memberikan sejumlah pertanyaan seputar Palestina, Al-Qur’an, serta sejarah Islam. Siswa yang mengetahui jawabannya di minta mengangkat tangan, kemudian maju ke depan untuk menjawab dan berfoto bersama.

“Siapa yang tahu di kota mana Masjid Al-Aqsa berada?” tanya Syekh Muhammad di hadapan para siswa.

Beberapa siswa langsung mengangkat tangan dengan penuh semangat. Salah satu siswa menjawab bahwa Masjid Al-Aqsa berada di Kota Al-Quds atau Baitul Maqdis yang terkenal sebagai ibu kota Palestina. Jawaban itu langsung di sambut takbir dan tepuk tangan dari para peserta yang memadati masjid sekolah.

Pertanyaan berikutnya tak kalah menarik. Syekh Muhammad menanyakan nama surat dalam Al-Qur’an yang menyebutkan Masjid Al-Aqsa. Seorang siswa berhasil menjawab dengan tepat, yaitu Surat Al-Isra. Ia kemudian memberikan hadiah kepada siswa yang berhasil menjawab.

Tidak hanya itu, para siswa juga di minta menyebutkan beberapa kota di Palestina. Beberapa nama yang muncul antara lain Gaza, Al-Quds, Rafah, dan Ramallah. Suasana kegiatan pun terasa semakin hidup karena para siswa terlihat berlomba-lomba mengangkat tangan untuk menjawab.

Syekh Muhammad juga menguji pengetahuan sejarah Islam para siswa. Ia bertanya tentang tokoh yang membebaskan Masjid Al-Aqsa dari tentara salib. Salah satu siswa menjawab dengan tepat bahwa tokoh tersebut adalah Salahuddin al-Ayyubi.

Selain kuis edukatif, Syekh Muhammad juga mengajak para siswa membaca Surat Al-Fatihah bersama. Ia membimbing cara membaca yang benar serta memperbaiki beberapa pengucapan huruf agar sesuai dengan kaidah tajwid. Para siswa pun mengikuti bacaan tersebut dengan penuh semangat.

Pesan penting dari Palestina

Dalam kesempatan itu, Syekh Muhammad menyampaikan pesan penting tentang keutamaan menghafal Al-Qur’an sejak usia dini. Menurutnya, masa kanak-kanak merupakan waktu terbaik untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Ia juga menceritakan kondisi pendidikan di Gaza. Di sana, banyak anak-anak seusia siswa sekolah dasar yang sudah mulai menghafal Al-Qur’an bahkan sejak usia enam tahun.

“Di Gaza ada sekolah seperti kalian. Banyak anak kecil sudah mulai menghafal Al-Qur’an sejak usia enam tahun,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap para siswa SD Mudisa memiliki semangat yang sama untuk menjadi generasi penghafal Al-Qur’an.

“Siapa yang menghafal Al-Qur’an, pada hari kiamat akan diangkat derajatnya di surga setiap kali membaca ayat,” tuturnya memotivasi para siswa.

Menjelang akhir kegiatan, Syekh Muhammad menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru dan pihak sekolah atas sambutan yang hangat.

Ia juga mendoakan agar SD Mudisa semakin maju serta mampu melahirkan banyak generasi yang mencintai dan menghafal Al-Qur’an.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, foto bersama para siswa, serta kesempatan bagi para peserta untuk lebih dekat dengan tamu dari Palestina tersebut. Kehadiran Syekh Muhammad Marwan pun menjadi pengalaman berharga yang memberikan wawasan baru bagi para siswa tentang Palestina dan pentingnya mencintai Al-Qur’an sejak dini.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *