Seleksi IPM Cilik Mudisa Dimulai

Mudisaofficial.com – SD Muhammadiyah 1 Jember (SD Mudisa) menggelar seleksi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Cilik untuk menjaring calon pemimpin siswa sejak dini. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Mudisa Lantai 3 selama tiga hari, Rabu–Jumat (4–6/3/2026).
Panitia menghadirkan tim penyeleksi langsung dari Pimpinan Daerah IPM Jember. Para siswa kelas 3 hingga kelas 5 mengikuti proses seleksi secara bergantian, satu jenjang setiap hari.
Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menumbuhkan jiwa kepemimpinan, keberanian berbicara, serta pemahaman organisasi sejak usia sekolah dasar.
Tes Tulis dan Wawancara
Panitia memulai seleksi dengan tes tulis. Peserta menjawab 25 soal pilihan ganda tentang wawasan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan organisasi IPM. Selain itu, mereka juga mengerjakan empat soal esai berupa tantangan misi yang menguji cara berpikir dan gagasan kepemimpinan siswa.
Setelah tes tulis, panitia melanjutkan seleksi dengan tes wawancara. Tim IPM Jember menggali berbagai aspek penting, seperti sikap siswa sebagai kader IPM, kemampuan memimpin, serta cara menghadapi kasus sederhana yang mungkin terjadi dalam kegiatan organisasi.
Para peserta harus menunjukkan sikap percaya diri, sopan, dan mampu menjelaskan pendapatnya dengan jelas.
Menuju Dialog Terbuka
Dari rangkaian seleksi tersebut, panitia akan memilih 10 peserta terbaik. Mereka akan melanjutkan tahap berikutnya yaitu dialog debat terbuka yang digelar pada Kamis (12/3/2026).
Dalam forum ini, para calon ketua IPM Cilik akan mempresentasikan visi dan misi, menjawab pertanyaan panelis dari IPM Jember, serta menyampaikan pesan penutup kepada teman-temannya.

Setiap calon juga diminta menyiapkan beberapa hal penting sebelum debat, antara lain visi kepemimpinan, program kerja sederhana, alasan mencalonkan diri, hingga pemahaman tentang kegiatan IPM Cilik di sekolah.
Selain itu, mereka harus mempersiapkan jawaban dari berbagai kemungkinan pertanyaan, seperti cara mengajak teman aktif dalam kegiatan IPM, strategi meningkatkan ibadah di sekolah, hingga cara menyelesaikan perbedaan pendapat dalam rapat.
Melatih Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini
Panitia berharap proses seleksi ini tidak sekadar memilih ketua organisasi siswa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk melatih keberanian berbicara, berpikir kritis, serta menunjukkan sikap kepemimpinan.
Melalui proses seleksi yang bertahap, para siswa belajar menyampaikan gagasan, menghargai pendapat orang lain, serta bekerja sama dalam organisasi.
Dengan demikian, IPM Cilik Mudisa diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan bagi siswa sejak usia dini.

