Kabar Mudisa

Hari Pendidikan Nasional Mudisa 2026

MudisaOfficial.com – SD Muhammadiyah 01 (Mudisa) Jember menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5/2026). Dalam amanatnya, Kepala SD Muhammadiyah 01 Jember Muhammad Khotib Firdaus, S.Pd. Mengajak seluruh siswa meneladani perjuangan Ki Hajar Dewantara serta menjadikan akhlak sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu.

Pak Firdaus mengatakan bahwa Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum untuk mengenang jasa para tokoh pendidikan. Untuk mereka yang telah memperjuangkan hak setiap anak Indonesia memperoleh pendidikan. Menurutnya, akses pendidikan yang di nikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa.

“Dulu tidak semua anak dapat bersekolah karena keterbatasan biaya, sekolah, maupun guru. Berkat perjuangan para pahlawan pendidikan, salah satunya Ki Hajar Dewantara, saat ini anak-anak memiliki kesempatan belajar dengan lebih baik,” ujarnya.

Hari Pendidikan Nasional Mudisa Teladani Ki Hajar Dewantara

Dalam kesempatan tersebut, Pak Firdaus menjelaskan makna semboyan pendidikan Ki Hajar Dewantara. Yakni Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. Ia menerangkan bahwa seorang pendidik harus mampu menjadi teladan di depan, membangun semangat di tengah, serta memberikan dorongan dari belakang.

Menurutnya, keteladanan juga telah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan bagi umat Islam. Karena itu, siswa di harapkan tidak hanya memiliki sopan santun, tetapi juga membiasakan sikap jujur, disiplin, berani, percaya diri, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari akhlakul karimah.

“Akhlakul karimah bukan hanya tentang sopan santun. Jujur, disiplin, berani, dan percaya diri juga merupakan bagian dari akhlak yang harus dimiliki oleh setiap pelajar,” katanya.

Pada akhir amanatnya, Firdaus membacakan puisi berjudul Cahaya di Balik Layar sebagai bentuk apresiasi kepada para guru. Melalui puisi tersebut, ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak akan pernah menggantikan peran guru dalam membentuk karakter peserta didik.

Ia menyampaikan bahwa sekolah saat ini memang didukung berbagai fasilitas modern, mulai dari perangkat digital hingga pembelajaran berbasis teknologi seperti coding, kecerdasan buatan (AI), dan robotika. Namun, seluruh kemajuan tersebut tetap membutuhkan kehadiran guru sebagai teladan yang menanamkan nilai-nilai akhlak kepada peserta didik.

“Secanggih apa pun teknologi, guru tetaplah jantungnya sekolah. Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga mentransfer keteladanan,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, SD Muhammadiyah 01 Jember mengajak seluruh warga sekolah untuk terus menghargai jasa para pendidik, meneladani nilai-nilai perjuangan Ki Hajar Dewantara, serta membangun generasi yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan akhlak mulia.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *