Kabar Mudisa

Pendidikan Harus Dikolaborasikan dengan Orang Tua

MudisaOfficial.com – Pendidikan harus dikolaborasikan dengan orang tua. Pesan tersebut di sampaikan Pengawas Sekolah Kecamatan Sumbersari, Nanik Widayati, M.Pd., saat mewakili wali murid dalam acara Mudisa Award 2026 di Auditorium Universitas Jember, Sabtu (20/6/2026). Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.

Nanik mengaku hadir bukan dalam kapasitasnya sebagai pengawas sekolah. Melainkan sebagai orang tua yang merasakan langsung proses pendidikan putra-putrinya di SD Muhammadiyah 01 (Mudisa) Jember.

“Saya berdiri di sini bukan sebagai pengawas sekolah. Tetapi mewakili bapak dan ibu wali murid untuk menyampaikan pesan dan kesan selama mendampingi anak belajar di SD Muhammadiyah 01 Jember,” ujarnya.

Ia mengenang saat pertama kali mendaftarkan anaknya ke Mudisa. Ketika itu, anaknya masih belum lancar membaca dan belum memahami arti perjuangan dalam belajar. Kini, setelah menempuh pendidikan di sekolah tersebut, ia melihat perubahan yang nyata, terutama pada karakter dan kedewasaan anak.

Menurut Nanik, prestasi akademik memang penting. Tetapi pembentukan karakter dan akhlak mulia memiliki peran yang jauh lebih besar dalam kehidupan anak di masa depan.

“Saya percaya SD Mudisa memberikan ruang bagi anak untuk tumbuh dan berkembang. Bukan hanya pada bidang akademik, tetapi juga seni, budaya, dan pembentukan karakter,” katanya.

Pendidikan Harus Di kolaborasikan dengan Orang Tua

Nanik mengajak seluruh wali murid menjadi mitra aktif sekolah. Menurutnya, pendidikan harus di kolaborasikan dengan orang tua agar nilai-nilai yang di ajarkan di sekolah dapat terus diperkuat di lingkungan keluarga.

“Kadang sekolah mengajak anak ke kanan, tetapi di rumah justru di arahkan ke kiri. Karena itu, mari kita bangun komunikasi yang baik dengan sekolah agar tujuan pendidikan dapat berjalan seiring,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memang memudahkan proses belajar. Namun, teknologi tidak akan mampu menggantikan peran guru dalam menanamkan karakter, kejujuran, dan tanggung jawab kepada peserta didik.

“Pekerjaan mungkin akan semakin mudah di bantu teknologi. Tetapi kejujuran, amanah, dan kebaikan tidak akan pernah bisa di gantikan oleh teknologi,” tegasnya.

Nanik juga menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah dan seluruh guru SD Muhammadiyah 01 Jember atas dedikasi mereka dalam mendidik peserta didik. Ia mengaku tidak ragu menyekolahkan kedua anaknya di Mudisa karena melihat keseimbangan antara penguatan akademik dan pembentukan karakter.

“Bapak dan ibu guru telah membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya menghasilkan nilai rapor yang baik. Tetapi juga membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Nanik berharap lulusan SD Muhammadiyah 01 Jember kelak menjadi generasi yang sukses, berakhlak mulia, dan tidak melupakan almamaternya. Ia juga mengajak seluruh wali murid terus memberikan dukungan terhadap berbagai program sekolah demi kemajuan pendidikan.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *